Minerva Sachs MadAss




Ini dia motor yang agak mirip dengan sepeda, tarikannya enteng dan ringan. Cukup Menarik perhatian, motor buatan PT Minerva Motor Indonesia ini.

PT. MINERVA MOTOR INDONESIA melakukan Co-Branding and Joint Manufacturing dengan SACHS Fahrzeug –und Motorentechnik Germany, yang kemudian dikenal dengan MINERVA SACHS.

Minerva Sachs MadAss merupakan motor sport bagi anda yang berjiwa muda dan menginginkan sensasi berkendara roda dua yang berbeda dari yang biasanya. Minerva Sachs MadAss juga menyabet penghargaan yakni sebagai European Sport Motorcycle Best Choice 2008, European Best Futuristic Design dan Indonesian Motorcycle of The Year 2008

Price : Rp 13.950.000 (OTR Jakarta)


Muffler

Muffler - Desain Muffler undertail yang unik, dan sudah menyandang standar euro 2


Front Lamp

Dengan Menggunakan teknologi projector maka dapat menghasilkan cahaya yang lebih terang dan fokus, sehingga anda dapat berkendara dengan aman di malam hari

Shock

Dapatkan pengalaman mengendarai motor sport dengan fitur monoshock performa tinggi.

source : minerva.co.id


Berikut Spesifikasi Teknisnya :

1. Engine Type Four Stroke SOHC 2Valve
2. Bore x Stroke 52.4 mm x 55.5 mm
3. Cylinder Volume 125 cc
4. Max Power 6,4KW/7500 rpm
5. Max Torque 8.0 Nm/5000 rpm
6. Emission Standard EURO III
7. Primary Transminssion Ratio 67/18 (3.722)

8. Secondary Transmission Ratio 1. Drive 34/12 (2.833)
2. Drive 39/17 (1.706)
3. Drive 26/21 (1.238)
4. Drive 23/24 (0.958)
9. Front/Rear Sprocket Transmission Ratio 16:46
10. Chain 428, 112 Links
11. Compression ratio 9.3 : 1
12. Oil Usage Capacity 800 ml
13. Ignition System CDI
14. Spark Plug Type DENSO U20FSU / NGK C7HSA
15. Battery 12V/6AH
16. Wheel Front 90/80-16
17. Wheel Rear 120/70-16
18. Measurement (L/W/H) 1830mm/760mm/1055mm
19. Rear Brake System 220 mm Single Piston Caliper
20. Front Brake System 260 mm Ventilate Disc, Double Piston Caliper
21. Front Fork Hydraulic Pressure Spring Shock
22. Brake System Oil DOT4
23. Fuel Tank Capacity 5.1 litter
24. Handle Bar Width 760 mm
25. Front Dip Angel 23
26. Seat Height 830 mm
27. Net Weight 95 kg
28. Engine Oil SAE 15 - 40W

» Read More...

Sains - Tech



Mobil Terbang Bukan Impian

NEW YORK - Mobil terbang bukan lagi mimpi. Mobil itu tampil dalam 108th New York International Show di Jacob K. Javits Convention Center. Begitu pameran dibuka kemarin (21/3), mobil itu menarik perhatian para pengunjung.
AirCar -nama mobil terbang buatan Milner Motors- menjadi salah satu di antara banyak daya tarik pameran yang berlangsung hingga 30 Maret mendatang. Mobil itu bisa dikendarai di jalan. Ketika jalan macet saat jam sibuk, mobil tersebut dapat diubah menjadi pesawat.
James Milner, sang perancang sekaligus pemilik Milner Motors, mendesain mobil itu bersama sang putra, Chris Milner. “Memperbanyak penerbangan bisa menyelesaikan masalah transportasi dunia,” kata Milner, mantan pilot yang berasal dari Vancouver, Kanada, soal ide pembuatan mobil terbang itu seperti dikutip koran Daily Mirror.

AirCar punya empat kursi, empat pintu, dan empat roda seperti halnya mobil. Tapi, di bagian moncong ada sayap pendek. Bagian belakang dilengkapi sayap “raksasa”. Dalam beberapa detik, sayap yang panjang itu bisa dilipat dan berbentuk kotak menutupi dua baling-baling di belakang.

Dari data yang dikutip Tech Digest, AirCar bisa terbang setinggi 25 ribu kaki (7.620 meter) dengan kecepatan hingga 200 mil (321,8 km) per jam. Selain mesin diesel berkekuatan 40 tenaga kuda, AirCar dilengkapi dua mesin putar yang mendorong baling-baling ganda berukuran 28 inci.

Mobil terbang dengan berat sekitar 3.000 pounds (sekitar 1.500 kg atau 1,5 ton) itu punya kemampuan jelajah 1.000 mil (sekitar 1.609 km). Sopir (atau pilot) menggunakan kemudi tradisional, seperti pada mobil.

Tidak diungkapkan seberapa jauh mobil terbang itu telah diuji coba selama ini. Peluncuran perdananya sengaja diadakan di New York International Show. Mobil seharga sekitar 250 ribu poundsterling (sekitar Rp 4,5 miliar dengan kurs Rp 18 ribu per GBP 1) itu baru dijual pada 2010. (dwi)

sumber :jawa-pos.com


berita terkait :

Mobil Terbang Pertama Siap Terbang

Mobil terbang pertama di dunia bernama “Transition” telah siap terbang bulan depan, “Transisi "dalam 15 detik dapat berubah seperti" Transformers " membentangkan sepasang sayap lipat di samping mobil untuk terbang, jika penerbangan pertama berhasil, diharapkan dalam 18 bulan dapat dijual secara luas, harganya diperkirakan sekitar U.S $ 200.000.

Menurut laporan "Sunday Times" bahwa keberhasilan mobil terbang “Transition” adalah atas penelitian dan pengembangan mantan insinyur NASA. Dibuat oleh perusahaan manufaktur Terrafugia Massachusetts. Panjang total “Transition” dengan dua tempat duduk adalah 5,8 meter, panjang sayapnya 8,38 meter. Bagian yang lain semua sama dengan kendaraan pada umumnya, menggunakan bensin biasa bebas timbal, bensinnya dapat diisi di pom bensin umum. Di jalan kecepatannya 144 km/jam, pada hari bisa dapat parkir di garasi rumah.

“Transition” mengandalkan kekuatan penggerak generator 100 HP, generator berfungsi sebagai penggerak mobil, juga dapat berubah wujud menjadi penggerak baling-baling belakang, bila ingin "terbang", asal tombol diklik, dalam 15 detik sayap dapat dibentangkan, sekejap berubah menjadi sebuah pesawat terbang dengan panjang sayap lebih dari 7 meter dan dapat terbang ke langit, jika tidak terbang sayapnya dapat dilipat atas, di tempatkan di sebelah kursi pengemudi.

Selain itu, “Transition” dilengkapi dengan GPS (global positioning system), teknologi sistem kontrol komputer elektronik dan teknologi pengendalian satelit serta peralatan teknologi High-end lainnya, pengemudi tidak perlu menguasai tehnik mengemudi yang sangat sulit seperti pilot pesawat terbang.

Perusahaan Terrafugia yang memproduksi mobil terbang ini berkata, kecepatan terbang "Transition" adalah sekitar 185 km/jam, setelah tangki bahan bakar diisi penuh, dapat terbang dengan kecepatan 185 Km/ jam, jarak terjauh sekitar 805 kilometer, kecepatan mengemudi di jalan juga dapat mencapai 145 kilometer/jam.

Jika berjalan dengan baik, "mobil terbang" pertama di dunia kira-kira dalam 18 bulan dapat memasuki pasar, walaupun harga jualnya sebesar $ 200.000, tetapi perusahaan tersebut menyatakan telah menerima 40 pesanan.

Penundaan penerbangan “Transition” karena masalah teknis, sejumlah transportasi jalan dan perizinan otoritas pesawat terbang tidak tahu itu dikategorikan sebagai pesawat atau mobil, setelah menghabiskan waktu setengah tahun baru mendapatkan lisensi yang diperlukan. Pengendara juga harus memiliki lisensi pilot pesawat terbang. Menurut laporan satu-satunya landasan jalan yang diperbolehkan oleh Amerika untuk terbang terletak di Alaska.

Mr.Ghosh Vice President Terrafugia mengatakan bahwa pemerintah, perusahaan asuransi dan pengacara tidak pernah mencoba mobil terbang, sayang sekarang ia tidak bisa diasuransikan, tetapi dia yakin setelah “Transition” sukses dalam ujian penerbangannya, dapat mendarat dengan aman, mobil terbang tersebut akan bisa diasuransikan. (Erabaru/lim)

Berita Lain :

LONDON - Seperti khayalan yang menjadi kenyataan, seorang penjelajah Inggris akan memecahkan rekor pengembaraan dari London hingga Timbuktu menggunakan mobil terbang. Ekspedisi selama 42 hari itu akan menyelesaikan perjalanan sejauh 6400 kilometer.

"Saya suka banyak hal dan berpikir ini akan menjadi tantangan yang menarik. Apalagi Timbuktu yang merupakan tempat yang ikonik dan nyentrik," ujar Neil Laughton, yang sudah menaklukkan semua gunung tertinggi di tujuh benua dan kutub utara. Salah satu kota di Mali, Afrika barat itu memang terkenal nuansa misteriusnya.

Dengan kendaraan yang khsusu didesain untuk misi ini, Laughton akan melintasi Perancis, Spanyol, dan Moroko sebelum mencapai Gurun Sahara sebagai pintu masuk ke Mali melalui Mauritania. Ia juga harus terbang di atas Selat Gibraltar sejauh 14 kilometer untuk menyeberang ke Afrika dan berencana terbang melintasi Pegunungan Atlas di Maroko.

Dalam tantangan kali ini, ia tidak sepenuhnya melayang di udara dalam. Perjalanan tersebut diselingi jalan darat menggunakan kendaraan yang sama. Kendaraan yang digunakannya memang didesain dapat terbang maupun berjalan di permukaan tanah sesuai kebutuhan.

Kendaraan beroda empat yang diberi nama Skycar yang akan dipakainya didesain seorang perancang muda bernama Gilo Cardozo. Kendaraan tersebut dilengkapi sayap yang dapat diatur di kanan kirinya, kipas besar di belakang, dan parasut yang biasa dipakai untuk paragliding. Cardozo pernah merancang paraglider bermesin yang dipakai untuk mengitari puncak Gunung Everest tahun 2007.

Untuk mengubah dari kendaraan darat menjadi kendaraan udara, Skycar hanya butuh waktu tiga menit. Saat take off, pengemudi mengembangkan sayap. Dengan kecepatan hanya 70 kilometer perjam dan landasan sejauh 200 meter, Skycar sudah dapat melayang saat parasut paragliding dikembangkan. Di udara, kendaraan tersebut dapat bergerak dengan kecepatan 180 kilometer perjam.

Konsepnya pun benar-benar ramah lingkungan dengan bahan bakar biofuel. Saat di udara, pengemudi menggunakan pedal untuk mengendalikan arah terbangnya sambil mengubah-ubah sudut kemiringan sayapnya. Jika terjadi kondisi darurat tersedia parasut cadangan sehingga kendaraan dapat jatuh dengan aman di daratan.

"Inspirasinya datang dari kesadaran bahwa kita dapat mengemudi dan kita dapat terbang, jadi mengapa tidak melakukannya bersamaan? Masalahnya pada teknologi sayap, yang saya kira teratasi pada Skycar," ujar Cordozo. Setelah sukses dengan ekspedisi ini, Cordozo berencana menjualnya secara komersial dengan hraga 50.000 poundsterling per unitnya.

WAH
Sumber : BBC

Mobil Terbang M400, London - Paris Hanya 35 Menit

Perusahaan Moller Internasional (International Moller) dari California Amerika telah merancang mobil terbang revolusioner baru-baru ini dan berhasil dalam tes penerbangannya, Moller Internasional mengharapkan dapat mengembangkan prototipe operasional sebelum 2012, dan setelah disetujui oleh Amerika Federal Aviation Administrasi Amerika, akan dipasarkan beberapa tahun kemudian, perkiraan harga setiap mobil adalah sekitar 500.000 dolar AS, penerbangan dari London ke Paris hanya perlu 35 menit.


Moller Sky Car (Daily Mail)
Menurut British "Daily Mail", mobil terbang Moller M400 yang diciptakan oleh R & D Moller internasional - di dalamnya ada 4 kursi, mudah dioperasikan, perusahaan tersebut mengatakan bahwa asalkan bisa mengemudikan mobil akan tahu bagaimana mengemudikannya, karena pengemudi hanya perlu mengendalikan arah dan kecepatan. Mobil terbang M400 menggunakan bahan bakar etanol sebagai penggeraknya, kecepatannya mencapai 580 kilometer per jam, jarak tempuh paling jauh adalah 1200 kilometer. Untuk mengatasi mogok di langit, mobil terbang juga dilengkapi dengan beberapa mesin dan parasut cadangan.

Menurut informasi, kendaraan ini tidak akan terbang di depan rumah anda. Meskipun mobil ini dapat terbang dari lapangan setara ukuran lapangan helipad, namun ia harus dikemudikan ke bandara baru dapat terbang dan mendarat.

Moller percaya bahwa walaupun semua orang terbang memakai mobil ini, juga tidak usah khawatir akan ada masalah terlalu padat di langit. Salah satu juru bicara perusahaan tersebut mengatakan, "Kami percaya bahwa dalam penggunaannya lalu lintas udara akan dibagi dalam ketinggian berbeda. Jika pada tingkat tertentu sudah terlalu padat, maka akan ada orang yang terbang pada ketinggian lain."

Moller Internasional mengharapkan prototipe kendaraan dapat masuk ke pasaran pada 2012 mendatang, dan kenderaan bersertifikasi Federal Aviation Administrasi diharapkan akan dipasarkan beberapa tahun kemudian. Salah seorang juru bicara perusahaan tersebut mengungkapkan, sekarang ini mereka telah menerima 100 pesanan, harga setiap mobil sekitar 500.000 dolar AS. (dajiyuan/lm)

» Read More...

Mobnas Curi Perhatian di Kemayoran


Jakarta - Kemunculan 3 mobil hasil produksi dalam negeri yakni Arina, GEA dan Tawon dalam Pameran Produk Indonesia kali ini, ternyata berhasil menyedot perhatian pengunjung pameran tersebut yang kebetulan melintas.
Dari pengamatan detikOto di Pameran Produk Indonesia, di JIEXpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu dan Kamis (13-14 Mei 2009), tampak pengunjung memadati stand dari mobil nasional GEA dan Arina yang memang terletak bersebelahan.
Selain mengambil foto, mereka juga tampak melihat-lihat dan sesekali meraba-raba bodi mobil nasional tersebut, bahkan tidak sedikit yang ikut mencicipi ruang kabin Arina dan GEA.

Tidak itu saja, Tawon, dengan nama dan tampilan yang menarik, sanggup membuat Menteri Perindustrian, Fahmi Idris, mampir di stand Tawon pada Rabu 13 Maret 2009.
Selama beberapa menit, Fahmi Idris terlihat memperhatikan bentuk dan wajah dari mobil produksi nasional yang disegmentasikan untuk mengganti Bajaj tersebut.
Setelah usai melihat-lihat dan bertanya-tanya, Fahmi pun menyempatkan berfoto bersama di depan mobil nasional produksi PT Super Gasindo Jaya tersebut. ( bgj / ddn )

dari : detik.com

» Read More...

Mengganti CDI Jupiter MX

Sayang, tenaga mesin Yamaha Jupiter MX135 LC belum keluar semua. Seperti dibatasi. Sebab CDI dilengkapi limiter. Akibatnya, baru sepertiga putaran gas, mesin langsung mbrebet. Ini dirasakan Em-Plus sebagai wartawan pertama yang ngetes bebek 135 cc itu di seputaran pabrik selesai launching.

Sampai di tangan konsumen juga mbrebet. Kalau nggak percaya monggo pelintir gas abis. Rasakan dan cermati, irama 4 nada gasingan mesin langsung nggak teratur. Mbrebet.

Cara paling gampang ganti CDI racing. Seperti buatan BRT (Bintang Racing Tim) from Cibinong. Atau pilihan lain CDI Lampung buatan Rendy Yusticia.

Ukuran peranti pengatur timing pengapian Jupiter MX lumayan besar. Sebab menyatu bareng sensor extra fan (kipas radiator). "Makanya ada dua soket di CDI. Soket pertama besar, terhubung ke CDI. Serta soket kecil ke sensor kipas," jelas Tomy Huang, penemu CDI Cibinong.

Lepas soket besar (gbr. 1). Dari kabel bisa dicangkok pakai kabel dari soket CDI milik Jupiter-Z. Soket CDI Jupie ini bisa dibeli di toko onderdil. Atau kalau kepalang tanggung beli kabel bodi imitasi. Paling mahal Rp 40 ribu. Cukup ambil soket CDI-nya saja.

Cangkok ke kabel soket Jupiter MX. Oranye (koil) ketemu oranye. Putih (pulser) ketemu putih. Cokelat (setrum) ketemu cokelat. Hitam (masa) ketemu hitam. Satu lagi, merah (masa Jupiter) ketemu hitam setrip biru di kabel soket Jupiter MX. Beres.

Tinggal hasil cangkokan itu diisolasi agar aman. Disusul pasang CDI baru di soket baru. Silakan coba. Namun jangan kaget bila lampu indikator suhu enggak fungsi. Lainnya fungsi normal, seperti kipas tetap jalan jika mesin sudah panas.

Ada lagi yang dikorbankan, sensor di karburator agar irit bensin tidak bekerja. Namun sebanding dengan hasilnya. Pakai CDI racing putaran mesin lepas dan keluar semua. Power mesin terdongkrak jauh.

by arizal_kaza
source : www.wattpad.com

» Read More...

Profil Klub Tabanan Honda Tua

Melihat klub yang satu ini kita terasa kembali ke era tahun 70-an. Bagaimana tidak, tampilan motor-motor Honda tua milik klub ini sebagian besar masih orisinil dan terawat dengan baik. Tabanan Honda Tua atau THT begitulah nama klub motor yang berdiri 1 Oktober 2007 ini. Sesuai dengan namanya, klub ini beranggotakan pemilik dan penghobi motor Honda tua yang ada di seputar Kota Tabanan. Anggota klub ini sekarang berjumlah sekitar 30 orang, dengan tunggangan beragam tipe motor Honda tua, seperti Honda C-50, C-70, Astra 80 Honda CB dan Honda CG. Hampir semua motor milik anggota THT masih dalam kondisi orisinil, dan tentunya masih layak jalan.

Menurut penuturan salah seorang pendiri THT Nyoman Mertha, klub ini awalnya hanya beranggotakan 12 orang, namun seiring berjalannya waktu, jumlah anggota klub terus bertambah. Mereka berasal dari semua kalangan, baik dari kalangan tua maupun dari generasi muda. Tidak ada syarat khusus untuk gabung di klub inim, asal hobi dan punya motor honda tua. Yang masuk kategori ini yakni motor Honda keluaran tahun 1969 hingga 1979.

Nyoman Mertha menambahkan, dengan bergabung di klub tht, pemilik motor Honda tua tidak saja bisa bertukar informasi seputar hobi mereka, namun juga bisa mendapat keuntungan lain seperti mendapat prioritas dan diskon dalam hal servis,pengecatan dan spare part. Sebagai tambahan informasi, sekretariat klub THT ada di Banjar Anyar Kediri Tabanan, namun biasanya setiap minggu sore mereka berkumpul di sebelah timur Gedung Mario Tabanan.
Berbagai kegiatan telah dilakukan Klub THT, seperti touring ke Taman Makam Pahlawan margarana, ke Pantai Soka, ke Penebel maupun ke bendungan Embung Telaga Tunjung Tabanan. Ke depannya klub ini mengagendakan lebih banyak melakukan kegiatan bakti social, tirtha yatra, maupun kunjungan kekeluargaan ke rumah anggota. Wah…kegiatan klub ini positif juga ya?? Anda berminat gabung dengan klub ini …??

by : eka_dot

» Read More...

Suzuki Skydrive Dynamatic 125

Akhir Maret 2009 lalu, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) selaku ATPM roda dua Suzuki di Indonesia telah me-launching skubek barunya, Suzuki Skydrive Dynamatic 125. Kebetulan sebelum diperkenalkan, tim Motor Plus mendapat kesempatan melakukan tes.
Seperti apa performanya, simak di bawah ini.

Maksimal putaran atas

Berdasarkan pengalaman, akselerasi Suzuki Spin 125 dan Skywave 125 tak diragukan lagi. Walau untuk meraih tenaga atas, Spin sedikit kerja keras dibanding Skywave yang begitu cepat melesatnya.Sementara itu, Skydrive yang punya dimensi mirip Spin, soal tenaga tidak seperti Spin. Sebab, sang pendatang baru yang juga mengusung mesin 124 cc sudah didukung komponen yang lebih baik. Akselerasi galak dan tak kekurangan tenaga di putaran atas saat dilakukan riding impression di pabrikan Suzuki, Cakung.Kala diajak selap-selip, kelincahannya enggak beda jauh dengan Spin. Begitu juga saat bermanuver di tikungan parabola, tak ada gejala limbung. Karakter satu ini lebih mirip dengan Skywave yang ditopang dua shock di belakang. Selain lebih stabil di tikungan, akselerasi bawah dan atas terasa mantap.Kelebihan lain yang enggak dipunyai Spin di Skydrive adalah pengereman. Terutama bagian belakang, terasa lebih pakem. Ketika dibarengi dengan rem depan, skubek ini berhenti pada titik yang diinginkan.Untuk mengetahui lebih detail sosok Suzuki Skydrive,  Anda bisa melakukan test ride, sekaligus untuk menguji performanya. sumber : kompas-online(KR15, Chuenk,Eka)

berita terkait :

KOMPAS.com — Cukup cerdik produsen sepeda motor Suzuki Indonesia, PT Indomobil Niaga International (IMNI), dalam membidik pangsa pasar skubek. Mereka melempar tiga varian dengan model terbaru Suzuki Skydrive Dynamatic 125 yang baru diluncurkan di Pondok Laguna, Jakarta, 30 maret silam. Dua skubek sebelumnya adalah Suzuki Spin dan Skywave.
Adapun para kompetitor hanya mengandalkan dua varian. Seperti Honda dengan Vario dan Beat, sementara Yamaha menyodorkan Mio dan Mio Soul.
Peluncuran Skydrive di Senayan itu dibarengi dengan kampanye dari PKS. "Anda belum tahukan arti PKS itu, yakni Produk Kebangkitan Suzuki," senyum Gunadi Sindhuwinata.
Ketika ditanya, kenapa disebut sebagai produk kebangkitan, dengan bangga dan lancar, Presiden Direktur PT IMNI menjawab. Dengan Skydrive ini, tegasnya, kami ingin merebut pasar kompetitor. 
"Jangan salah, di kelasnya (125 cc) Skydrive punya tenaga paling besar dengan konsumsi bahan bakar satu liter bensin bisa menempuh jarak 41 km." Seperti disampaikan Mr Mario Omanyuda selaku Dept Head Marketing 2W bahwa hari ini bisa menyaksikan sebuah revolusi produk skuter matik. Skydrive ini, katanya, terinspirasi dari konsep SD-01 dan SD-02 (sempat dipajang di JMS 2008) sehingga tampilannya sangat futuristik dengan performa yang agresif.

Soal harga, Setiawan Surya mematok harga Rp 13 juta (on the road).Menurut Asisten Dept Head Marketing 2W itu, Skydrive dibidik untuk anak muda dengan usia 19-23 tahun, "Sementara Suzuki Spin untuk pemula, Skywave diperuntukkan bagi anak muda yang mapan," papar Setiawan.

Dengan harga segitu, pihaknya menargetkan 12.000 unit per bulan.Sekalipun harganya mepet dengan saudaranya, Setiawan tidak takut akan memengaruhi produk pendahulunya. "Di sini kita justru memberi pilihan pada konsumen, ada Spin untuk pemula, Skywave yang mapan, dan Skydrive buat anak muda," yakin Setiawan.

» Read More...

Blade Vs Jupiter Z



Ngomongin masalah motor mang g da habisnya, ada keluaran motor Honda Blade yang ingin menggoyang pasar Jupiter Z, mampukah?. Jupiter Z merupakan motor 110cc yang dibandrol hampir sama dengan motor 125 cc, dan punya kemampuan yang hampir sama juga dengan motor 125cc.

Berikut perbandingan speknya :

Jupi Z
power : 8,8 hp/8000 rpm
torsi : 0,92 kgf.M/5000 rpm
bobot kosong : 98 kg

Blade
power : 8,46 PS/7500 rpm
torsi maksimum : 0.86 Kgfm/5500 rpm
bobot kosong : 96,8 kg

melihat spek diatas maka untuk power Jupiter Z lebih tinggi dibanding Blade

Saya punya motor suprafit, terus ada anak remaja pake motor jupiter z juga tapi kecepatannya gila wush... bisa diatas 120kpj, emang motor jupiter z itu mungkin udah diganti CDI nya ataupun sudah dikorek. Soalnya motor Jupiter Z saya yang dirumah gak sekencang itu. Memang secara standar motor ini top speed biasa saja, tetapi mudah dimodif sehingga digemari anak muda.

Honda Blade tampil keren dan berbeda dengan generasi honda sebelumnya berikut petikan dari majalah M+ , mengenai perbandingan Jupiter Z dan Blade :




Yup! Senjata siapa yang paling tajam antara Honda Blade 110R dengan Yamaha Jupiter Z CW (Cast Wheel)? Kalau dilihat dari berbagai aspek, keduanya punya kedekatan. Bahkan boleh dibilang mirip! Misal, dari harga atawa dari kapasitas mesin. Keduanya, tidak terpaut jauh!Biar mantap dan punya jawaban pasti, gimana kalau keduanya bertarung secara jantan. Biar adil, Em-Plus yang jadi wasitnya. He…he…he…. Maksudnya, jadi tester-nya gethu! Siap!









BLADE LEBIH TAJAM

Spesifikasi engine yang tak berbeda jauh (Blade 109,1 cc dan Jupiter 110,3 cc), tapi kemampuan Blade membelah jalan lebih tajam ketimbang Jupiter. Pembuktian, nggak sekedar lewat feeling. Tapi dilakukan dengan dua tes. Yaitu dynotest untuk mengukur power dan Vericom VC-3000 buat catat angka akselerasi. Pakai Vericom waktu tempuh jarak 0–60 km/jam, Blade tembus di angka 5,55 detik. Sedang Jupiter bermain di angka 6,27 detik.

Pembuktian performa selanjutnya, dilakukan di atas mesin dyno. Kali ini, Yamaha Jupiter-Z sanggup bertarung hingga power mengukuhkan angka 6,95 dk di 7.500 rpm. Tapi tak disangka meski kapasitas silinder Blade lebih kecil, power yang dihasilkan sedikit lebih besar ketimbang Jupiter. Yaitu, 7,12 dk di 8.000 rpm. Memang sih, angka yang dihasilkan keduanya hanya terpaut 0,17 dk.

SELISIH 2 KM

Lanjut ke pertarungan siapa yang lebih cepat haus. Apakah Blade atau Jupiter? Apalagi ketika berperforma di tengah panas terik, tentu dehidrasi bisa hinggap. Pembuktian dilakukan lewat tabung bensin infus buatan.Em-Plus tuang bensin ke tabung yang disambung langsung ke karburator. Setelah itu, langsung ajak keduanya keliling bergantian. Lagi-lagi, Blade yang punya senjata lebih tajam tapi nggak cepat haus.Buktinya bobot tester yang tidak lebih dari 70 kg, hanya dengan 200 cc Premium, Blade sanggup berjalan hingga 9,5 km. Sedang Jupiter, di belakang 2 km dari Blade alias cuma sanggup berjalan sejauh 7,5 km.Itu artinya, untuk satu liter Premium, Blade sanggup berlari hingga 47,5 km (5 x 9,5 km). Sedangkan Jupiter, hanya 37,5 km (5 x 7,5 km). Wah, kalau dihitung seluruhnya, angka yang cukup fantastis bukan?

HANDLING

Boleh dibilang, antara Blade dan Jupiter mempunyai setang yang sudutnya lebih ke dalam (mendekati pengendara). Tapi, keduanya tetap menawarkan kenyamanan. Terlebih lagi buat manuver di tikungan.Hanya saja dari keduanya, Blade punya handling lebih responsif. Ya! Ketika diajak berzig-zag atau manuver mendadak. Frame dan setang Blade seakan kompak mengikuti gerakan spontan itu. Sedang Jupiter, terasa sedikit lebih kaku. Tapi secara keseluruhan, keduanya boleh diandalkan!BEDA SETENGAH JUTAHal menarik! Dengan kemampuan yang dikeluarakan keduanya, pilihan mencari senjata pilihan tergantung sobat. Tapi yang perlu diketahui, untuk memiliki Yamaha Jupiter-Z tipe cast wheel (CW) kudu merogoh kocek sekitar Rp 14 jutaan.Sedang Honda Blade 110R yang seluruhnya dilepas dengan tipe pelek CW dijual seharga Rp 13,5 juta. Itu artinya, selisih yang ditawarkan berbeda Rp 500 ribu atau setengah juta lebih murah Blade. Pilih mana?

FIGHT ANTAR BROTHER

Maaf! Bukannya Em-Plus ingin menabur kebencian dengan adanya pertarungan sesama saudara. Tapi pastinya pembaca juga ingin tahu kehebatan performa Blade yang baru lahir ketimbang dua saudaranya yang duluan lahir. Ya, Honda Supra X 125 dan Honda Revo.Pertarungan dilakukan di atas mesin dynotes! Dari hasil yang diberikan, Blade ada di tengah ‘mereka’. Ya! Dengan power 7,12 dk, Blade menduduki urutan kedua setelah Supra X 125 yang pegang tenaga sebesar 7,99 dk atau tertinggi.Sedang sang kakak (Revo) yang punya mesin tipe C-Series duduki peringkat buncit dengan power 6,41 dk. Artinya lagi, Blade yang lahir dengan mesin baru ini, patut dan memang harus diperhitungkan

sumber : http://www.otomotifnet.com/

http://www.motorplus-online.com/










Weits..bukan gw sendiri yang komparasi. Tapi dari tabloid adik kakak.Yup,Motor Plus sama Otomotif. Meskipun satu grup, ternyata hasilnya berbeda! Beda jauh malah!

Tanyaken kenapa?
Memang keduanya memakai test rider yang berbeda,metode sedikit mirip. Kemudian, parameter yang diuji juga berbeda. Versi Motor Plus pakai acara ngukur power segala dengan modal pinjaman dynotest. Sedangkan Otomotif gak ada.Meskipun demikian,tabloid yang hadir tiap kamis ini benar-benar mengoptimalkan alat yang dipakai.Mulai dari acara adu kencang ala drag race di 201,402 meter.sampai menggapai kecepatan 80 kpj. Bahkan top speedpun tersedia lengkap.
Malah untuk konsumsi bahan bakar jelas-jelas,versi Otomotif Jupie membakukan angka paling irit! Gak cuman dibandingkan dengan Honda Blade tapi juga seluruh underbone kelas 110 cc yang beredar di Indonesia. Ada Suzuki New Smash SR, Kanzen Taurus CW,TVS Neo CW,sampai Kawasaki Blitz.

Untuk yang terakhir,sebenarnya sedikit berbeda dengan yang lain karena hanya tersedia velg jari-jari,sedangkan rivalnya semua pakai velg cast wheel. Mungkin, daripada dikira pilih kasih,ya sudah,duta dari Kawasaki ini diadu pula..
Maaf aja,karena topiknya Blade versus Jupie,yang lain gak dicantumin.kalo mau beli tabloidnya sendiri.ye? ye? (padahal gw juga modal pinjem)

Vericom 3000 yang merupakan alat bantu yang selama ini dipakai eM Plus, jelas-jelas punya kemampuan untuk melakukan apa yang dipaparkan Otomotif. Terus,kenapa eM Plus gak kasih info ke kita-kita?Apakah ada polemik yang bersifat dilematis yang dialami oleh eM Plus?Ataukah terdapat konflik yang tiada duanya di jagad bikers tanah air?Pemirsa…halah kayak infotainment aja,he3x..

sumber : http://prado2.com/







Dari artikel-artikel dan brosur diatas terasa menjatuhkan Jupiter Z dan tidak pernah menunjukan satupun keunggulannya sehingga banyak pembaca meragukan.

Berikut keunggulan Jupiter Z

JUPITER Z LEBIH TERUJI

Jupiter Z merupakan motor yang sudah hampir 5 tahun beredar di pasaran dan dulu menjadi model motor di Asia

Ketahanan Sparepart dan Keawetannya tidak diragukan lagi. Memang semua tergantung perawatan. Tetapi sparepart Jupiter Z tidak cengeng. Mesin Jupiter Z yang sudah 5 tahun masih terasa halus jika perawatannya teratur

MODEL JUPITER Z MUDAH DITERIMA MASYARAKAT



Blade mengusung model baru, dengan desain baru. Jupiter Z mengusung model bebek dan kita lihat desain lampu belakang sangat cantik.

JUPITER Z MOTORNYA ANAK MUDA

Blade belum banyak modifikasi. Secara standar kemampuan Jupiter Z biasa-biasa saja, tapi bagi anak muda yang suka kebut2tan jupiter Z pilihannya, karena mudah dimodif dan bila diganti CDInya menjadi racing atau mesinya sedikit dikorek maka kecepatannya gila, bisa lebih kencang dari Satria FU.

HARGA JUAL JUPITER Z TINGGI

» Read More...

Blog ini di jual senilai 300k.. minat hub 08562954111

Best Artikel

Blog Archive

Powered by Blogger.