Kabin mobil dengan kualitas sistem audio yang asik didengar tentu menjadi kebutuhan primer bagi anda yang suka berkendara. Daripada bingung memilih sistem audio yang bakal disematkan pada mobil anda, berikut ada panduan ringan seputar memilih audio.
Pertama, adalah pilih sistem berdasarkan tingkat kinerjanya. Hal ini dibutuhkan jika anda adalah orang yang benar-benar menggemari satu aliran musik. Contohnya, jika anda penggemar musik rap silakan memilih sistem dengan suara bass bagus.
Namun justru kebalikannya, jika anda pecinta musik klasik. Selanjutnya, pilih sistem audio dengan pilihan input beragam. Pilihan sistem ini yang mungkin untuk menyetel CD kegemaran anda, atau menggunakan port USB dan iPod untuk mendengarkan musik.
Input tambahan ini akan sangat berguna saat anda bepergian ditempat yang tak memiliki frekuensi radio baik, atau saat tak ada channel radio yang diminati. Lalu, jangan lupakan fitur ekstra. Meski terlihat remeh, tapi tambahan remot kontrol, cahaya iluminasi yang apik dan detail kecil lain akan menarik perhatian anda saat berkendara.
Terakhir, pilih tata suara kabin dari merek terpercaya. Kualitas suara dan keawetan produk memang berpengaruh dari produk apa yang kita pilih. Jadi saat memilih, jangan hanya tertarik dengan fitur lengkap dan harga murah saja.
» Read More...
Volkswagen berencana memproduksi mobil murah perdananya di China untuk bersaing dengan Dacia dari Renault atau Datsun.
China menjadi pilihan utama karena punya potensi 3 juta unit pertahun untuk segmen mobil murah (budget car), terbesar di seluruh dunia. VW punya kesempatan memproduksinya dengan mitranya lokal, jika proyek ini mendapat lampu hijau.
Mobil murah VW akan mengisi ceruk pasardengan harga 5.000-10.000 euro (Rp 64,9 juta - Rp 129,9 juta) per unit. Model yang mungkin diproduksi meliputi MPV, wagon dan sedan kompak.
Target utama mobil ini adalah negara berkembang seperti Brasil, Rusia, India dan China. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga dipasarkan di Eropa, termasuk Jerman.
Keputusan memproduksi mobil murah untuk negara-negara berkembang diputuskan tahun ini. Fokus utama VW adalah menekan biaya produksi serendah mungkin sekaligus memutuskan apakan tetap menggunakan merek VW atau lainnya.
Jika masuk ke segmen pasar ini untuk pertama kalinya, sangat penting menjaga nilai investasi tetap rendah. Salah satu cara, memanfaatkan model-model lama VW untuk mobil murah, ketimbang harus meneliti karena biayanya makin mahal.
» Read More...
Berbagai mobil konsep hadir di ajang Detroit Auto Show 2013. Mulai dari model sedan, SUV hingga pikap. Adalah mobil konsep asal Jepang yakni Nissan Resonance dipilih sebagai mobil konsep terbaik di ajang megah yang diselenggarakan di kotanya otomotif itu.
Nissan Resonance yang juga sebagai penerus Nissan Murano ini berhasil membuat memukau para juri EyesOn Design Award.

Nilai terbesar berhasil didapati oleh Nissan Resonance karena mengadopsi desain atletis dengan atap mengambang yang disertai beberapa perubahan yang signifikan bila dibandingkan dengan Nissan Murano sebelumnya.
Nilai plus lain yang membuat mobil konsep ini semakin dipilih adalah teknologi mesin yang tersemat. Nissan Resonance hadir dengan powertrain hybrid dengan mesin konvensional CVT.
Kolaborasi mesin CVT 2.500 cc dan motor listrik tersebut menggerakkan keempat roda, dimana membuat kinerja kaki-kaki semakin kuat dan dinilai sempurna di beberapa medan.
Nissan Resonance lahir berkat tangan dingin Shiro Nakamura, senior vice president and chief creative officer Nissan Motor Co., Ltd.
» Read More...
Persaingan di pasar mobil low MPV tampaknya membuat banyak pabrikan menggelontorkan modelnya di segmen tersebut. Dan kabarnya, Mazda yang identik sebagai brand dengan produk menengah atas turut melirik pasar ini dengan produk VX-1 yang berbasis Ertiga.
Dalam foto spy shot yang ada di atas, sosok Ertiga tak lagi muncul dengan emblem dan logo Suzuki. Sebagai gantinya, logo Mazda dengan emblem VX-1 muncul di pintu belakang, yang desainnya nampak persis seperti Ertiga.
Meski terbilang ganjil di Tanah Air tapi kerja sama dalam berbagi desain mobil telah dilakukan Suzuki dan Mazda di Jepang, yaitu pada produk citycar Suzuki Alto yang dire-badge menjadi Mazda Carol.
Sementara bagi Suzuki, ini merupakan kali ke-3 desain mobilnya dipakai sebagai produk lain. Setelah dua produk sebelumnya, yakni Carry dan APV di rebadge menjadi Mitsubishi T120 dan Maven.
Tentu dengan kerja sama ini, keuntungan yang didapat Mazda antara lain tak pusing dengan urusan riset dan pengembangan produk low MPV. Apalagi, mobil Ertiga juga telah mendapat hati di kalangan konsumen Indonesia. Terbukti dengan penjualannya sejak bulan April 2012 hingga kini yang lebih dari 30 ribu unit.
Rencananya, Mazda VX-1 akan diproduksi dan dipasarkan di Indonesia sebagai produk CKD, dengan berbagi fasilitas pabrik Suzuki di Tambun, Bekasi. Namun sampai saat ini belum jelas detail spesifikasi yang akan diusungnya.
Selain itu, dengan hadirnya VX-1 yang diprediksi akan bersaing ketat dengan si kembar, Avanza-Xenia maka line up MPV Mazda akan semakin lengkap.
» Read More...