Suzuki Skydrive Dynamatic 125

Akhir Maret 2009 lalu, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) selaku ATPM roda dua Suzuki di Indonesia telah me-launching skubek barunya, Suzuki Skydrive Dynamatic 125. Kebetulan sebelum diperkenalkan, tim Motor Plus mendapat kesempatan melakukan tes.
Seperti apa performanya, simak di bawah ini.

Maksimal putaran atas

Berdasarkan pengalaman, akselerasi Suzuki Spin 125 dan Skywave 125 tak diragukan lagi. Walau untuk meraih tenaga atas, Spin sedikit kerja keras dibanding Skywave yang begitu cepat melesatnya.Sementara itu, Skydrive yang punya dimensi mirip Spin, soal tenaga tidak seperti Spin. Sebab, sang pendatang baru yang juga mengusung mesin 124 cc sudah didukung komponen yang lebih baik. Akselerasi galak dan tak kekurangan tenaga di putaran atas saat dilakukan riding impression di pabrikan Suzuki, Cakung.Kala diajak selap-selip, kelincahannya enggak beda jauh dengan Spin. Begitu juga saat bermanuver di tikungan parabola, tak ada gejala limbung. Karakter satu ini lebih mirip dengan Skywave yang ditopang dua shock di belakang. Selain lebih stabil di tikungan, akselerasi bawah dan atas terasa mantap.Kelebihan lain yang enggak dipunyai Spin di Skydrive adalah pengereman. Terutama bagian belakang, terasa lebih pakem. Ketika dibarengi dengan rem depan, skubek ini berhenti pada titik yang diinginkan.Untuk mengetahui lebih detail sosok Suzuki Skydrive,  Anda bisa melakukan test ride, sekaligus untuk menguji performanya. sumber : kompas-online(KR15, Chuenk,Eka)

berita terkait :

KOMPAS.com — Cukup cerdik produsen sepeda motor Suzuki Indonesia, PT Indomobil Niaga International (IMNI), dalam membidik pangsa pasar skubek. Mereka melempar tiga varian dengan model terbaru Suzuki Skydrive Dynamatic 125 yang baru diluncurkan di Pondok Laguna, Jakarta, 30 maret silam. Dua skubek sebelumnya adalah Suzuki Spin dan Skywave.
Adapun para kompetitor hanya mengandalkan dua varian. Seperti Honda dengan Vario dan Beat, sementara Yamaha menyodorkan Mio dan Mio Soul.
Peluncuran Skydrive di Senayan itu dibarengi dengan kampanye dari PKS. "Anda belum tahukan arti PKS itu, yakni Produk Kebangkitan Suzuki," senyum Gunadi Sindhuwinata.
Ketika ditanya, kenapa disebut sebagai produk kebangkitan, dengan bangga dan lancar, Presiden Direktur PT IMNI menjawab. Dengan Skydrive ini, tegasnya, kami ingin merebut pasar kompetitor. 
"Jangan salah, di kelasnya (125 cc) Skydrive punya tenaga paling besar dengan konsumsi bahan bakar satu liter bensin bisa menempuh jarak 41 km." Seperti disampaikan Mr Mario Omanyuda selaku Dept Head Marketing 2W bahwa hari ini bisa menyaksikan sebuah revolusi produk skuter matik. Skydrive ini, katanya, terinspirasi dari konsep SD-01 dan SD-02 (sempat dipajang di JMS 2008) sehingga tampilannya sangat futuristik dengan performa yang agresif.

Soal harga, Setiawan Surya mematok harga Rp 13 juta (on the road).Menurut Asisten Dept Head Marketing 2W itu, Skydrive dibidik untuk anak muda dengan usia 19-23 tahun, "Sementara Suzuki Spin untuk pemula, Skywave diperuntukkan bagi anak muda yang mapan," papar Setiawan.

Dengan harga segitu, pihaknya menargetkan 12.000 unit per bulan.Sekalipun harganya mepet dengan saudaranya, Setiawan tidak takut akan memengaruhi produk pendahulunya. "Di sini kita justru memberi pilihan pada konsumen, ada Spin untuk pemula, Skywave yang mapan, dan Skydrive buat anak muda," yakin Setiawan.

» Read More...

Blade Vs Jupiter Z



Ngomongin masalah motor mang g da habisnya, ada keluaran motor Honda Blade yang ingin menggoyang pasar Jupiter Z, mampukah?. Jupiter Z merupakan motor 110cc yang dibandrol hampir sama dengan motor 125 cc, dan punya kemampuan yang hampir sama juga dengan motor 125cc.

Berikut perbandingan speknya :

Jupi Z
power : 8,8 hp/8000 rpm
torsi : 0,92 kgf.M/5000 rpm
bobot kosong : 98 kg

Blade
power : 8,46 PS/7500 rpm
torsi maksimum : 0.86 Kgfm/5500 rpm
bobot kosong : 96,8 kg

melihat spek diatas maka untuk power Jupiter Z lebih tinggi dibanding Blade

Saya punya motor suprafit, terus ada anak remaja pake motor jupiter z juga tapi kecepatannya gila wush... bisa diatas 120kpj, emang motor jupiter z itu mungkin udah diganti CDI nya ataupun sudah dikorek. Soalnya motor Jupiter Z saya yang dirumah gak sekencang itu. Memang secara standar motor ini top speed biasa saja, tetapi mudah dimodif sehingga digemari anak muda.

Honda Blade tampil keren dan berbeda dengan generasi honda sebelumnya berikut petikan dari majalah M+ , mengenai perbandingan Jupiter Z dan Blade :




Yup! Senjata siapa yang paling tajam antara Honda Blade 110R dengan Yamaha Jupiter Z CW (Cast Wheel)? Kalau dilihat dari berbagai aspek, keduanya punya kedekatan. Bahkan boleh dibilang mirip! Misal, dari harga atawa dari kapasitas mesin. Keduanya, tidak terpaut jauh!Biar mantap dan punya jawaban pasti, gimana kalau keduanya bertarung secara jantan. Biar adil, Em-Plus yang jadi wasitnya. He…he…he…. Maksudnya, jadi tester-nya gethu! Siap!









BLADE LEBIH TAJAM

Spesifikasi engine yang tak berbeda jauh (Blade 109,1 cc dan Jupiter 110,3 cc), tapi kemampuan Blade membelah jalan lebih tajam ketimbang Jupiter. Pembuktian, nggak sekedar lewat feeling. Tapi dilakukan dengan dua tes. Yaitu dynotest untuk mengukur power dan Vericom VC-3000 buat catat angka akselerasi. Pakai Vericom waktu tempuh jarak 0–60 km/jam, Blade tembus di angka 5,55 detik. Sedang Jupiter bermain di angka 6,27 detik.

Pembuktian performa selanjutnya, dilakukan di atas mesin dyno. Kali ini, Yamaha Jupiter-Z sanggup bertarung hingga power mengukuhkan angka 6,95 dk di 7.500 rpm. Tapi tak disangka meski kapasitas silinder Blade lebih kecil, power yang dihasilkan sedikit lebih besar ketimbang Jupiter. Yaitu, 7,12 dk di 8.000 rpm. Memang sih, angka yang dihasilkan keduanya hanya terpaut 0,17 dk.

SELISIH 2 KM

Lanjut ke pertarungan siapa yang lebih cepat haus. Apakah Blade atau Jupiter? Apalagi ketika berperforma di tengah panas terik, tentu dehidrasi bisa hinggap. Pembuktian dilakukan lewat tabung bensin infus buatan.Em-Plus tuang bensin ke tabung yang disambung langsung ke karburator. Setelah itu, langsung ajak keduanya keliling bergantian. Lagi-lagi, Blade yang punya senjata lebih tajam tapi nggak cepat haus.Buktinya bobot tester yang tidak lebih dari 70 kg, hanya dengan 200 cc Premium, Blade sanggup berjalan hingga 9,5 km. Sedang Jupiter, di belakang 2 km dari Blade alias cuma sanggup berjalan sejauh 7,5 km.Itu artinya, untuk satu liter Premium, Blade sanggup berlari hingga 47,5 km (5 x 9,5 km). Sedangkan Jupiter, hanya 37,5 km (5 x 7,5 km). Wah, kalau dihitung seluruhnya, angka yang cukup fantastis bukan?

HANDLING

Boleh dibilang, antara Blade dan Jupiter mempunyai setang yang sudutnya lebih ke dalam (mendekati pengendara). Tapi, keduanya tetap menawarkan kenyamanan. Terlebih lagi buat manuver di tikungan.Hanya saja dari keduanya, Blade punya handling lebih responsif. Ya! Ketika diajak berzig-zag atau manuver mendadak. Frame dan setang Blade seakan kompak mengikuti gerakan spontan itu. Sedang Jupiter, terasa sedikit lebih kaku. Tapi secara keseluruhan, keduanya boleh diandalkan!BEDA SETENGAH JUTAHal menarik! Dengan kemampuan yang dikeluarakan keduanya, pilihan mencari senjata pilihan tergantung sobat. Tapi yang perlu diketahui, untuk memiliki Yamaha Jupiter-Z tipe cast wheel (CW) kudu merogoh kocek sekitar Rp 14 jutaan.Sedang Honda Blade 110R yang seluruhnya dilepas dengan tipe pelek CW dijual seharga Rp 13,5 juta. Itu artinya, selisih yang ditawarkan berbeda Rp 500 ribu atau setengah juta lebih murah Blade. Pilih mana?

FIGHT ANTAR BROTHER

Maaf! Bukannya Em-Plus ingin menabur kebencian dengan adanya pertarungan sesama saudara. Tapi pastinya pembaca juga ingin tahu kehebatan performa Blade yang baru lahir ketimbang dua saudaranya yang duluan lahir. Ya, Honda Supra X 125 dan Honda Revo.Pertarungan dilakukan di atas mesin dynotes! Dari hasil yang diberikan, Blade ada di tengah ‘mereka’. Ya! Dengan power 7,12 dk, Blade menduduki urutan kedua setelah Supra X 125 yang pegang tenaga sebesar 7,99 dk atau tertinggi.Sedang sang kakak (Revo) yang punya mesin tipe C-Series duduki peringkat buncit dengan power 6,41 dk. Artinya lagi, Blade yang lahir dengan mesin baru ini, patut dan memang harus diperhitungkan

sumber : http://www.otomotifnet.com/

http://www.motorplus-online.com/










Weits..bukan gw sendiri yang komparasi. Tapi dari tabloid adik kakak.Yup,Motor Plus sama Otomotif. Meskipun satu grup, ternyata hasilnya berbeda! Beda jauh malah!

Tanyaken kenapa?
Memang keduanya memakai test rider yang berbeda,metode sedikit mirip. Kemudian, parameter yang diuji juga berbeda. Versi Motor Plus pakai acara ngukur power segala dengan modal pinjaman dynotest. Sedangkan Otomotif gak ada.Meskipun demikian,tabloid yang hadir tiap kamis ini benar-benar mengoptimalkan alat yang dipakai.Mulai dari acara adu kencang ala drag race di 201,402 meter.sampai menggapai kecepatan 80 kpj. Bahkan top speedpun tersedia lengkap.
Malah untuk konsumsi bahan bakar jelas-jelas,versi Otomotif Jupie membakukan angka paling irit! Gak cuman dibandingkan dengan Honda Blade tapi juga seluruh underbone kelas 110 cc yang beredar di Indonesia. Ada Suzuki New Smash SR, Kanzen Taurus CW,TVS Neo CW,sampai Kawasaki Blitz.

Untuk yang terakhir,sebenarnya sedikit berbeda dengan yang lain karena hanya tersedia velg jari-jari,sedangkan rivalnya semua pakai velg cast wheel. Mungkin, daripada dikira pilih kasih,ya sudah,duta dari Kawasaki ini diadu pula..
Maaf aja,karena topiknya Blade versus Jupie,yang lain gak dicantumin.kalo mau beli tabloidnya sendiri.ye? ye? (padahal gw juga modal pinjem)

Vericom 3000 yang merupakan alat bantu yang selama ini dipakai eM Plus, jelas-jelas punya kemampuan untuk melakukan apa yang dipaparkan Otomotif. Terus,kenapa eM Plus gak kasih info ke kita-kita?Apakah ada polemik yang bersifat dilematis yang dialami oleh eM Plus?Ataukah terdapat konflik yang tiada duanya di jagad bikers tanah air?Pemirsa…halah kayak infotainment aja,he3x..

sumber : http://prado2.com/







Dari artikel-artikel dan brosur diatas terasa menjatuhkan Jupiter Z dan tidak pernah menunjukan satupun keunggulannya sehingga banyak pembaca meragukan.

Berikut keunggulan Jupiter Z

JUPITER Z LEBIH TERUJI

Jupiter Z merupakan motor yang sudah hampir 5 tahun beredar di pasaran dan dulu menjadi model motor di Asia

Ketahanan Sparepart dan Keawetannya tidak diragukan lagi. Memang semua tergantung perawatan. Tetapi sparepart Jupiter Z tidak cengeng. Mesin Jupiter Z yang sudah 5 tahun masih terasa halus jika perawatannya teratur

MODEL JUPITER Z MUDAH DITERIMA MASYARAKAT



Blade mengusung model baru, dengan desain baru. Jupiter Z mengusung model bebek dan kita lihat desain lampu belakang sangat cantik.

JUPITER Z MOTORNYA ANAK MUDA

Blade belum banyak modifikasi. Secara standar kemampuan Jupiter Z biasa-biasa saja, tapi bagi anak muda yang suka kebut2tan jupiter Z pilihannya, karena mudah dimodif dan bila diganti CDInya menjadi racing atau mesinya sedikit dikorek maka kecepatannya gila, bisa lebih kencang dari Satria FU.

HARGA JUAL JUPITER Z TINGGI

» Read More...

Supra X 125 dan Penggemarnya

Supra X 125 merupakan motor keluaran honda yang sangat laris di pasaran. Bahkan dengan desain model yang terbaru berhasil memikat para penggemarnya.

Dari hasil wawancara saya dengan Mr. Henson berikut petikan wawancaranya :

Topas : Mengapa Anda memilih supra x 125.

Henson : Karena sudah menjadi trademark dan icon (buat saya pribadi)

Topas : Apakah karena modelnya keren, ataukah karena akselerasinya bagus?

Henson : Karena modelnya keren dan akselerasinya juga OK

» Read More...

Absolute Revo Vs Jupiter Z


gambar : yamaha-motor.co.id



gambar : oto.detik.com


Sepertinya sekarang JupiterZ sudah mendapat lawan yang seimbang dari kompetitor terdekatnya. Memang Honda Blade juga menggunakan volume silinder 110cc, tetapi karena Absolute Revo baru diluncurkan, jadi kami mengkomparasi seperti ini saja ya….. JupiterZ yang satu ini diluncurkan pada bulan April 2006, banyak orang yang menyebut JupiterZ ini adalah JupiterZ Burhan (Burung Hantu). Inilah dia para petarung kita.

Performa
Walaupun kedua motor ini sama-sama menganut volume silinder 110cc, tetapi masalah performa ada bedanya juga loh… Bore X Stroke kedua motor ini berbeda. JupiterZ memiliki Bore X Stroke 51×54mm sedangkan Absolute Revo memiliki Bore X Stroke 50×55,6mm. Kalau dilihat dari Bore X Stroke kedua motor ini sama-sama menggunakan metode under Bore, hal ini dapat dikatakan bahwa motor ini cocok untuk harian. Sama-sama memiliki tipe mesin 4 langkah dengan penggerak klep SOHC dan pendingin mesin berupa udara. Perbandingan kompresi JupiterZ sebesar 1:9.3 dan Absolute Revo sebesar 1:9.0, artinya JupiterZ butuh oktan 92 dan Absolute Revo hanya butuh oktan 88. Luaran tenaga yang dihasilkan juga berbeda. JupiterZ dapat menyemburkan tenaga sebesar 8.8HP @ 8000rpm sedangkan Absolute Revo sebesar 8.46PS atau bila dikonversikan ke HP menjadi 8.37HP @ 7500rpm.

Desain
Dari segi desain, Absolute Revo memang berbeda dengan Supra fit ataupun Revo. Tetapi pada bagian head lamp Absolute Revo lebih mirip Supra X 125. JupiterZ memang mirip dengan burung hantu, itulah sebabnya mengapa JupiterZ cukup diterima kalangan masyarakat.

Fitur dan Keamanan
Masalah fitur memang tidak perlu di perhatikan lagi. Jelas Absolute Revo adalah pemenangnya, Sprocket Chain Stopper dan Key Secure Starter with fosfor sudah menjadi senjata pamungkas untuk mengalahkan JupiterZ. Untuk segi keamanan, kedua motor ini hampir sama. Sama-sama memiliki cakram hidrolik pada depan dan teromol pada bagian belakang.

sumber : willycar.wordpress.com

Ketahanan Motor
Pada umumnya ketahanan sparepart Jupiter Z, sudah teruji melewati tahun-tahun dan sudah terbukti Andal dan Awet. Jupiter Z yang sudah berumur 4 tahun masih punya performa yang hampir sama dengan Jupiter Z yang masih baru, dan tidak banyak sparepart yang diganti. Sedangkan Absolute Revo belum teruji karena masih baru.
Untuk Tanjakan relative lebih kuat si Jupi, dilihat dari powernya. Harga jual Jupiter Z pun masih cukup tinggi, misalnya Jupiter Z tahun lama 2004, dengan perawatan yang sama punya harga jual second lebih tinggi dibanding supra X, (lawannya waktu itu).
Kalo Jupiter Z tahun 2005 masih laku 6-8 juta, tetapi Supra X th 2005, berada dikisaran 5-6 juta (di Jakarta, range berdasarkan koran)

» Read More...

Absolute Revo 110cc kembali ke Supra

Hampir semua orang yang melihat desain motor Absolute Revo 110cc ini sedikit merasakan De Ja Vu, Nostalgia, Familiar…Why?

Ya itu tadi, seperti judul artikel ini. Desain-nya berasa Supra Fit, tentu saja dengan goresan desain yang jauh lebih modern. Tapi tak dapat dipungkiri lagi bahwa soul of art-nya berasa Supra Fit.



Mengapa oh mengapa? Sudah ada Revo 100cc yang sporty anak muda banget, semakin sporty dengan Blade yang modern abisss. Lalu seperti ngak konek ama Revo yang lama….eh Back To Supra Again. Padahal namanya ABSOLUTE REVO ???

Ternyata dari hasil riset tim product planning & development AHM, tampaklah banyak konsumen yang justru tidak puas setelah Honda mengganti Supra Fit dengan Model Revo. Golongan kaum fundamentalis konservatif ini berpendapat desain Honda yang baru ( Revo 100cc) makin jelek aja, terlalu agresif, semakin runcing-runcing/tajam, pokoknya tambah jelek. Masih bagus Supra Fit yang lama. Padahal merekalah selama ini yang paling setia dengan merk Honda. Saya Ulangi, ” Yang PALING SETIA Dengan Merk HONDA”.

Tepat seperti Dugaan Gue sebelumnya, hasil riset ini membuktikan bahwa ada sebagian besar masyarakat atau segment yang masih menyukai desain konservatif dan merekalah yang selama 30 tahun yang telah lewat ini memberikan sumbangsih terhadap angka dan share penjualan Honda. Merekalah yang selama ini telah MEMBESARKAN Honda di Indonesia.

Sungguh sayang sekali dan sangat tidak menghormati konsumen yang telah setia padanya apabila Honda melupakan mereka. Oh tidak,…tentu saja tidak… Honda tidak lantas melupakan mereka di tengah persaingan sengit dengan Yamaha. Honda tahu, memang terjadi pergeseran trend menuju ke pasar konsumen yang semakin ekspresif. Dari hari ke hari semakin banyak jumlah dan persentase konsumen yang ekspresif. Lantas…bagaimana? Ya Honda memang bertempur dan habis-habisan di segment product ekspresif untuk menuju kemenangan di masa depan, tetapi tidak pernah lupa dari mana mereka dapat tumbuh dan besar seperti sekarang ini.

source : http://mygoldmachine.wordpress.com

Menurutku bagus banget desain revo 110 cc yang sekarang, keliahatan lebih elegan. Tetapi memang honda banyak digemari oleh orang-orang tua / bapak-bapak yang suka kalem dalam mengendarai motor.
Soalnya dari mesinnya sendiri masih biasa-biasa saja belum ada feature baru yang mencolok.

Saya pernah memakai suprafit, kekurangannya memang dalam hal perfomance. Walaupun dari desainnya bagus.

» Read More...

Penjualan Mobil Maret 2009: Wholesale Stabil, Ritel Turun

 Total penjualan mobil periode Maret 2009 di Indonesia untuk whole sale atau dari ATPM ke dealer relatif stabil. Sedangkan retail atau langsung ke konsumen mengalami sedikit penurunan. Untuk wholesale, meski belum semua data masuk (99%), angka penjualan Maret lalu hampir sama dengan Februari. Penjualan pada Maret mencapai 34.500, turun 0,35 persen, dari bulan sebelumnya 34.623 unit. Meski begitu, penjualan Maret lebih tinggi dibandingkan Januari 2009.
Sementara itu, penjualan retail sama dengan wholesale. Meski begitu, penjualan retail turun dari 35.757 unit menjadi 34.500 unit, yaitu 3,5 persen dibandingkan Februari 2009.
Triwulan 2009. Total penjualan mobil pada triwulan pertama 2009 mengalami penurunan yang cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk wholesale turun 26 persen dari 135.601 menjadi 100.757 unit. Sedangkan retail turun 21 persen, dari 135.138 unit menjadi 106.685 unit.

Toyota & Daihatsu .Posisi pertama masih dipertahankan oleh Toyota, baik whole sale maupun retail untuk penjualan Maret 2009. Untuk wholesale, Toyota menguasai 34,8 persen dan retail 38,9 persen..

Penjualan whole sale Toyota pada Maret ini mencapai 11.162 unit atau turun 7,2 persen dari bulan sebelumnya, 12.032 unit. Sedangkan retail, turun 2,9 persen, dari 13.839 unit menjadi 13.340 unit.

Daihatsu, “sekutu” Toyota, menikmati 21,4 persen pasar mobi Indonesia, Maret lalu berhasil menjual 7.385 uni,t untuk wholesale. Dibandingkan bulan sebelumnya, Daihatsu memperoleh kenaikkan 13,4 persen. Sedangkan untuk retail, Daihatsu juga memperoleh kenaikkan 16,69 persen, yaitu dari 5.116 unit menjadi 5.970 unit.

sumber : KOMPAS.com

» Read More...

Plus Minus Honda BeAT dan Yamaha New Mio

JAKARTA, SELASA – Tidak bisa dipungkiri, dua skuter bebek (skubek) Honda BeAT dan Yamaha New Mio lagi berperang merebut konsumen. Harga keduanya bersanding tipis. BeAT hanya mengeluarkan varian casting wheel dengnan harga on the road (OTR) untuk Jakarta sekitarnya Rp 12 juta. Kompetitornya, New Mio dengan pelek palang mematok Rp 11,8 juta.
Bagi calon konsumen yang pengin beli motor, tak cukup menuntut efisiensi bahan bakar saja. Nah, kebetulan Anda punya pilihan antara BeAT dan New Mio, mungkin fitur dan komponen pendukung yang ditampilkan pada kedua skubek ini bisa memuluskan Anda dalam memutuskan pilihan.

Dipisah dan Gabung
BeAT tampil ala skubek Eropa. Lampu utama dan sein kanan-kiri jadi satu tempat. Sedang New Mio, lampu utama dan sein masih dipisah. Jarang hidung motor dan sepatbor BeAT renggang. Berbeda sama New Mio yang cenderung rapat. Secara desain, BeAT enggak tampak kompak atau padat dibanding New Mio.
Tempat pijakan kaki pengendara di BeAT yang sempit membuat lutut ketemu lutut bakal dirasakan pengendara yang tingginya di atas 170 cm. Kalau pakai ukuran sepatu di atas 42, membuat kaki susah bergerak. Berbeda sama New Mio yang bikin posisi paha-betis dan tapak kaki leluasa.
Sedang pijakan kaki penumpang, New Mio mengadopsi footstep Mio Soul. Artinya, posisi kaki boncenger yang lebih dari 170 cm bakal sulit ditekuk. Berbeda sama BeAT yang pijakan kaki boncengernya malah mirip Mio lama.
Bagasi BeAT enggak bisa bawa barang lebih dari jas hujan. Beda sama volume bagasi New Mio yang jauh lebih besar. Selain jas hujan, juga bisa bawa perkakas P3K. Konsul boks lebar milik BeAT tapi hanya sedikit barang bisa disimpan. Punya New Mio, memang lebih sempit dibanding BeAT, tapi lebih dalam.
Keunggulan BeAT ada standar samping dan pengunci handel rem belakang. Ini seperti Honda Vario. Artinya, tambahan perangkat safety BeAT jadi nilai plus. (Niko)

» Read More...

Blog ini di jual senilai 300k.. minat hub 08562954111

Best Artikel

Blog Archive

Powered by Blogger.